peace!
1. dah dapat leseng P kete , L moto...
2. rumah sewa baru dan kehidupan student luar
3. new subject for the new semester. (hai!!! happy!!! ^-^)
4. masak sendiri! tak cerewet! duit tak terbang sangat. utk sementara waktu ni
5. will doing crazy jobs with new crazy friends,
6. new tudung style. hope it stays where it should be.
DOA: Ya Allah Ya Tuhanku, permudahkanlah urusan hamba-Mu. Semoga semester baru ini , aku dapat target lagi tinggi dari sebelum ni. Jangan Kau jauhkan diri-Mu dari diri hamba-Mu yg sentiasa inginkan perhatian dari-Mu. Ya Allah Ya Rahim, pertemukanlah aku dengan kawan2 yg sentiasa mengingati-Mu. Agar kami bersama2 dapat menuju ke mardhatillah. Amin Ya Rabbal 'Alamin.
Wednesday, 12 September 2012
Friday, 9 December 2011
Nikah bukan perkara main-main.
"Orang-orang yang enggan menikah kerana hendak menghindari beban tanggungjawab adalah orang-orang yang tersesat. Sebab perasaan takut memberi nafkah menjadikan iman seseorang itu cacat."
~Imam Hasan al-Banna~
Friday, 11 November 2011
Asing yang kembali asing.
“Islam bermula dalam keadaan asing dan akan kembali dalam keadaan asing sebagaiman ia bermula maka beruntunglah orang yang asing. Sahabat-sahabat bertanya: “Wahai Rasulullah siapakah orang asing itu?” Rasulullah s.a.w menjawab: “Orang yang melakukan pembaikan (islah) ketika rosaknya manusia, tidak bersengketa dalam agama Allah dan tidak mengkafirkan orang yang berada pada tauhid disebabkan dosa.” (H.R. Muslim)
Wednesday, 26 October 2011
Learn to appreciate.
The most valuable things in life are a tongue which mentions God, a grateful heart and a believing wife who helps a man with his faith. (Tirmidhi, Hadith 721)
Thursday, 6 October 2011
Seeds of Discipline: Excellence Is a Habit
We learn by observation, imitation and repetition.
Habits begin as offhand remarks, ideas and images.
And then,
layer upon layer,
Through practice
they grow from cobwebs into cables that shackles or strengthen our live.
Habits are like submarines.
They run silent and deep.
First we make our habits,
then our habits make us.
Habits are like a comfortable beds
They are easy to get into,
But difficult to get out of.
Winning and Losing are both learned habits.
-DENNIS WAITLEY-
P/s: Its been two weeks at terengganu. feels awkward when i tried to suit myself with the environment, weather,foods,social lifestyle and etc..
Habits begin as offhand remarks, ideas and images.
And then,
layer upon layer,
Through practice
they grow from cobwebs into cables that shackles or strengthen our live.
Habits are like submarines.
They run silent and deep.
First we make our habits,
then our habits make us.
Habits are like a comfortable beds
They are easy to get into,
But difficult to get out of.
Winning and Losing are both learned habits.
-DENNIS WAITLEY-
P/s: Its been two weeks at terengganu. feels awkward when i tried to suit myself with the environment, weather,foods,social lifestyle and etc..
Saturday, 17 September 2011
SYAIR MA’RIFAT
Pahamkan olehmu di dalam hati
Kepada guru mintalah pasti
Tulus dan yakin kedua mati
Inilah bekal tatkala mati
Apabila mufakat empat ma’na
Agama Islam baharulah sempurna
Apabila mufakat empat di sana
Mengenal dzat Tuhan yang Ghana
Fakir khabarkan suatu pendapat
Tatkala mencari ilmu ma’rifat
Sepohon kayu cawangnya empat
Buahnya diambil tiada dapat
Kayunya tinggi bukan kepalang
Buahnya banyak tiada berbilang
Warnanya indah amat cemerlang
Hendak diambil dibawa pulang
Mengambil buahnya hendak mendapat
Tuntut olehmu dengan isyarat
Fi’il yang baik dengan martabat
Mintak diguru janganlah bai’at
Tuntut olehmu dengan pengguruan
Tiadalah jadi dengan tiruan
Serta tarikat mengenal Tuhan
Hakikat ma’rifat sempurna jalan
Adalah ibarat fakir yang hina
Sepohon kayu banyak ma’nanya
Jikalau pohon tiada sempurna
Cawang dn dahan tiada berguna
Jikalau sempurna pohon itu
Cawang dan dahan terhimpun di situ
Buah dan bunga di sanalah tentu
Baiklah fakir hati di situ
Baik-baik tuan kita menerima
Kepada pohonnya ialah sempurna
Daun dan buah tiada sama
Masing-masing berlainan nama
Jikalau diibarat saja kelapa
Kulit dan isi tida serupa
Janganlah kita bersalah tapa
Tetapi beda tiadalah berapa
Sebiji kelapa ibarat sana
Lafadnya empat suatu ma’na
Di situlah banyak orang terkena
Sebab pendapat kurang sempurna
Kulitnya itu ibarat syari’at
Tempurungnya itu ibarat tarikat
Isinya itu ibarat hakikat
Minyaknya itu ibarat ma’rifat
Syariat itu ibarat tubuh
Tarikat itu jalan yang teguh
Hakikat itu bersungguh-sungguh
Ma’rifat itu seperti suluh
Baik-baik I’tikad kita sempurna
Supaya I’tikad kita sempurna
Jikalau bercerai lafadh ma’na
Akhirnya tiada berguna
Jika tuan menuntut ilmu
Ketahuilah dulu keadaanmu
Man ‘arafa nafsahu kenal dirimu
Faqad ‘arafa rabbahu kenal Tuhanmu
Kenal dirimu muhadath semata
Kenal Tuhanmu qadim dzatnya
Tiada bersamaan itu keduanya
Tiada semisal seupamanya
Adapun dikata ma’na yang empat
Iman, Islam, tawhid, ma’rifat
Keempatnya itu suatu tempat
Kurang dituntut tiadalah dapat
Tamatlah sudah Syair Ma’rifat
Syaikh Abdur-Rauf mengarang di Aceh
Fakir menyalin kurang nan dapat
Jangan dicela jangan diupat.
Friday, 16 September 2011
Doa Husnul Khootimah
RABBANA INNANA SAMI’NA MUNADIYAY YUNADI LIL IMANI AN AMINU BIRABBIKUM FA-AMANNA. RABBANA FAGHFIRLANA ZUNUBANA WA KAFFIR ‘ANNA SAYYI’ATINA WATAFFANA MA’AL ABRAR. RABBANA WA ATINA MA WA’ATTANA ‘ALA RASULIKA WA LA TUKHZINA YAUMAL-QIYAMAH, INNAKA LA TUKHLIFUL MI’AD.
( YA TUHAN KAMI, SESUNGGUHNYA KAMI MENDENGAR (SERUAN) YANG MENYERU KEPADA IMAN, “BERIMANLAH KAMU KEPADA TUHANMU”, MAKA KAMIPUN BERIMAN. YA TUHAN KAMI, AMPUNILAH BAGI KAMI DOSA-DOSA KAMI DAN HAPUSKANLAH DARI KAMI KESALAHAN-KESALAHAN KAMI, DAN WAFATKANLAH KAMI BESERTA ORANG-ORANG YANG BANYAK BERBAKTI. YA TUHAN KAMI, BERILAH KAMI APA YANG TELAH ENGKAU JANJIKAN KEPADA KAMI DENGAN PERANTARAAN RASUL-RASUL ENGKAU. DAN JANGANLAH ENGKAU HINAKAN KAMI DI HARI KIAMAT. SESUNGGUHNYA ENGKAU TIDAK MENYALAHI JANJI.”)
( YA TUHAN KAMI, SESUNGGUHNYA KAMI MENDENGAR (SERUAN) YANG MENYERU KEPADA IMAN, “BERIMANLAH KAMU KEPADA TUHANMU”, MAKA KAMIPUN BERIMAN. YA TUHAN KAMI, AMPUNILAH BAGI KAMI DOSA-DOSA KAMI DAN HAPUSKANLAH DARI KAMI KESALAHAN-KESALAHAN KAMI, DAN WAFATKANLAH KAMI BESERTA ORANG-ORANG YANG BANYAK BERBAKTI. YA TUHAN KAMI, BERILAH KAMI APA YANG TELAH ENGKAU JANJIKAN KEPADA KAMI DENGAN PERANTARAAN RASUL-RASUL ENGKAU. DAN JANGANLAH ENGKAU HINAKAN KAMI DI HARI KIAMAT. SESUNGGUHNYA ENGKAU TIDAK MENYALAHI JANJI.”)
[surah Ali Imran: 193-194]
Subscribe to:
Posts (Atom)